Tuesday, June 2, 2015
5 Mitos Mencharger Smartphone
Kita sering mendengar banyak tips tentang bagaimana mencharger smartphone dan bagaimana dampak kerusakan yang ditimbulkan. Walaupun begitu banyak diantara beberapa tips yang hanya rumor yang pernah kita dengar dari orang
Baterai smartphone sudah berkembang selama beberapa tahun, berikut ini adalah mitos mencharger baterai yang sama sekali tidak benar.
5. Jangan mencharger sebelum handphone bernar-benar mati
Hal ini sebernarnya membuat baterai tidak stabil. Chargerlah setiap hari sebelum kurang dari 20%
4. Tidak perlu mematikan hp
Idealnya kita haruslah mematikan hp saat dicharger, paling tidak seminggu sekali untuk menjaga daya tahan baterai
3. Mencharger semalaman dapat merusak baterai
smartphone pintar karena beberapa alasan termasuk menghentikan proses charger ketika baterai penuh.
2. Jangan menggunakan hp saat dicharger
jika kita menggunakan charger yang sesuai tidak lah bahaya saat menggunakan hp ketika dicharger. walaupun ada beberapa kejadian hp meledak ketika digunaan saat dicharger, dari laporan yang ada itu menggunakan charger yang tidak sesuai atau tidak asli.
3. Menggunakan merek charger lain dapat merusak baterai.
Selama menggunakan charger yang baik tidaklah masalah. misalnya kita mencharger hp samsung dengan charger bb tidaklah berbahaya. Semua charger menggunakan standar yang sama yaitu 5 volt 500mA/1A. jadi tetaplah aman.
Thursday, May 28, 2015
Transplantasi Kepala
Valey Spiridonov bisa menjadi pasien transplantasi pertama di dunia
Seorang dokter asal Italia Sergio Canavero berencana untuk memasangkan kepala manusia ke tubuh yang lain. Sia sudah mempunyai kepala dan berencana untuk memasangkan pada sebuah tubuh pada tahun 2017. Kita pasti beranggapan bahwa transplantasi organ adalah hal yang wajar, namun rencana untuk memberikan kepala sebuah tubuh akan menjadi yang pertama di dunia.Seorang programer komputer asal rusia bernama Valeri Spiridonov yang menderita atrofi maskular penyakit Werdnig-Hoffman. Dia berencana untuk menyumbangkan kepalanya.
Sebuah tubuh dengan otak yang sudah mati namun secara medis masih hidup namun juga bisa dianggap mati. hal ini menimbulkan banyak pertanyaan.
Bagaimana melepaskan kepala hidup-hidup?
Canavero berencana untuk menggukanan teknik pendinginan pada potongan kepala dan badan untuk menjaga sell tetap hidup tanpa oksigen selama mungkin. Opsi yang lain menggunakan sebuah alat yang mensirkulasikan darah kaya oksigen melewati bagian yang terputus seperti mesin yang digunakan cuntuk sirkulasi darah pada jantung dan paru-paru saat transplantasi.
Bisakah tubuh yang disambungkan benar-benar tersambung?
Apakah mungkin proses penyambungan dapat mengembalikan 100% kemampuan gerak organ? Pada saat transplantasi tangan pada seorang petani yang kehilangan tangannya akibat kecelakaan, mereka harus menyambungkan empat saraf. Proses regenerasi tidak sempurna dan tidak akan sempurna, kau tidak pernah tau jenis saraf yang kau sambungkan.
Dokter Canavero mungkin mempunyai teknik baru, yakni menggunakan zat kimia polythelene glycol untuk menyambungkannya.
Apabila cara tersebut berhasil dengan sempurna bagaimana dengan memeori otot? Apakah jika tubuhku tersambung dengan seorang pegolf apakah aku juga seorang pegolf?
jawabanya jelas tidak.
Apakah tubuh dengan otak mati bisa memberikan persetujuan?
Ya, sama seperti mendonorkan organ.
Ada beberapa negara yang tidak memerlukan persetujuan Canavero telah berkata dia akan menjalankannya di China utnuk menghindari hukum di Eropa. Dia dikabarkan sedan belajar bahasa China untuk tinggal di sana.
Siapa dia sekarang? Siapa yang benar-benar hidup secara legal sekarang? Otaknya atau tubuhnya? Siapa yang hidup donor atau pendonor?
Kita tidak mempunyai jawaban.
Apakah secara medis mendukung hal ini?
Ini adalah ekperimen manusia, sejauh ini hanya ada beberapa ekperimen menggunakan hewan. dan hal tersebutbelum tentu cukup untuk menukung operasi ini.
Bisakah memasangkan kepala pria ke tubuh wanita?
Bisa
Canevero mengatakan tujuan utamanya adalah keabadian. Banyak pasien yang bertanya tentang kemunkinan tersebut. Apakah transplantasi kepala bisa menuju ke keabadian?
secara teori ya.
Rahasia Tubuh Lenin Masih Terawetkan hingga 91 Tahun
Selama ribuan tahun, manusia menggunakan metode pembalsaman untuk mengawetkan tubuh orang yang telah wafat. Namun, tak ada yang bisa mengalahkan eksperimen yang dilakukan selama 91 tahun untuk mengawetkan tubuh Vladimir Lenin, pendiri Uni Soviet.
Pejabat Rusia sempat menutup Mausoleum Lenin di Moskwa agar para ilmuwan dapat mempersiapkan tubuh Lenin untuk dipamerkan kembali pada April 2015 lalu, bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-145.
Selama beberapa generasi, ilmuwan Rusia menghabiskan waktu mereka untuk memperbaiki teknik preservasi guna menjaga penampilan serta fleksibilitas tubuh Lenin.
Sebuah kelompok inti yang terdiri dari lima hingga enam orang ahli anatomi, biokimia, dan ahli bedah, yang dikenal sebagai Kelompok Mausoleum, bertanggung jawab atas pengawetan dan perawatan tubuh Lenin.
Para ahli ini bernaung di bawah Pusat Riset Ilmiah dan Metode Pengajaran dalam bidang Teknologi Biokimia (Center for Scientific Research and Teaching Methods in Biochemical Technologies) yang terletak di Krasin Street, Moskwa.
Metode pengawetan yang dilakukan Rusia ini terfokus pada fisik, yaitu penampilan, bentuk, bobot, rona, dan kelenturan, bahkan elastisitas kulit serta kelenturan sendinya. Namun, tidak pada segi biologisnya.
"Mereka harus mengganti bagian-bagian kulit dan dagingnya dengan plastik dan material lainnya," ujar Alexei Yurchak, profesor sosial antropologi di University of California, Berkeley, AS.
"Hal inilah yang membuatnya secara dramatis berbeda dengan semua yang ada di masa lalu seperti mumifikasi, yang terfokus pada pengawetan bagian tubuh asli, sementara bentuk tubuh berubah," tambahnya.
Kelompok Mausoleum ini pula yang membantu pengawetan tubuh pemimpin Vietnam, Ho Chi Minh, serta para pemimpin Korea Utara, Kim Il Sung dan Kim Jong Il.
| Sumber | : National Geographic Indonesia |
Thursday, May 7, 2015
Tesla Powerwall, Sebuah Powerbank Raksasa
Tidak ada yang ingin mengatakan namun apple watch buruk begitupula dengan smartwatch lainnya. Setiap kali menggunakan jam tangan masih berfungsi seperti apa yang kita harapkan. Masalah bukanlah pada gadget, kebutuhan teknologi di masa mendatang bukanlah alat informasi. Semuanya akan menuju pada kebutuhan insfrastruktur.
Hal itulah yang membuat baterai baru buatan Tesla yang baru saja dikenalkan oleh Elon Musk lebih revolusioner daripada Apple watch dan lebih menarik dari HoloLens Microsoft. Teknologi informasi tidaklah mati, hanya mentok pada perangkat yang lebih baik namun masih sama. Kamera dan aplikasi yang lebih baik, virtual realiti yang benar-benar berfungsi namun bukanlah sesuatu yang revolusioner. Semua hanya merealisasikan mimpi yang sudah dimulai sejak tahun 80an ketika industri teknologi informasi merubah pasar peralatan elektronik.
Sekarang kita memasuki jaman gadget infrastruktur. Terimakasih pada perangkat baterai rumahan Tesla, Powerwall. Sebuah perangkat sumber energi listrik yang dapat ditempatkan di dalam rumah.
Perangkat ini mampu merubah pola konsumsi energi kita. Perangkat ini bagaikan sebuah powerbank raksasa yang mampu menyuplai kebutuhan listik sebuah rumah.
Wednesday, May 6, 2015
Penjelasan Sederhana Teori Relativitas Einstein
Teori Einstein tentang relativitas khusus dan relativitas umum adalah salah satu teori yang sulit dipelajari. Namun video presentasi ini menjelaskan teori relatifitas dengan sederhana dan mudah dipahami.
Dikira Sinyal Kiriman Alien Ternyata Sinyal dari Oven Microwave
Sejak tahun 1998, astrofisikawan yang bekerja di Parkes Observatory, Australia, dibingungkan oleh sinyal misterius yang dinamai peryton. Banyak orang meyakini bahwa sinyal itu berasal dari langit, mungkin dari alien. Sementara itu, astronom sendiri lebih yakin bahwa sinyal itu berasal dari Bumi, tetapi tak tahu dari mana. Setelah diselidiki frekuensi sinyal tersebut sama dengan frekuensi gelombang micro dari oven microwave. Kebiasan membuka oven sebelum selesai memasak menyebabkan radiasi terpancar keluar dan ditangkap oleh instrumen Observarium.
Emily Petriff dari Swinburne University dalam makalah penelitian berjudul "Identifying the Source of Perytons at the Parkes Radio Telescope" berhasil menjawab teka-teki sinyal itu. Bukannya berasal dari luar angkasa atau bahkan alien, sinyal itu ternyata bersumber dari sebuah microwave yang biasa dipakai astronom untuk memanaskan makanan.
Bagaimana Petroff mengungkap sumber sinyal itu? Bagaimana pula sinyal dari microwave itu bisa terdeteksi? Fasilitas teleskop radio di Australia berada dalam wilayah yang sunyi sinyal. Sinyal dari telepon seluler, misalnya, otomatis diblokir.
Awal tahun ini, Petroff meng-install monitor interferensi pada teleskop. Yang mengejutkan, peryton semakin sering terdeteksi, tiga kali dalam seminggu. Pemantauan dengan monitor itu menunjukkan bahwa peryton memiliki frekuensi 1,4 gigahertz. Di antara setiap peryton, ada sinyal lain dengan frekuensi 2,5 gigahertz.
"Itu membuat kita berpikir. Apa yang menghasilkan sinyal 2,5 gigahertz?" kata Petroff. "Jawabannya yang pasti adalah microwave."
Namun, masih ada misteri. Peryton memiliki frekuensi 1,4 gigahertz. Petroff pun terus menyelidiki. Dia kemudian menemukan bahwa sinyal dengan frekuensi tersebut berasal dari microwave yang masih menyala, tetapi pintunya dibuka. Terungkap, sinyal itu ada dari kebiasaan para penggunanya yang membuka pintu sebelum microwave selesai bekerja. Kenyataan itu mungkin terdengar konyol. Namun, seperti diberitakan Vox.xom, riset yang kini makalahnya sudah masuk arXiv itu tetap berguna.
Astronom kini berusaha memecahkan sinyal misterius lain yang diyakini dari luar angkasa, disebut Fast Radio Burst (FRB).
Terungkapnya sebab peryton membuat astronom mampu lebih menyeleksi sinyal yang didapatkan. Mereka takkan tertipu oleh sinyal yang berasal dari Bumi saat mendeteksi FRB.
sumber: kompas.com
Monday, April 27, 2015
Sejarah Penemuan Nuklir
Pada tahun 1934 ahli fisika Enrico Fermi melakukan eksperimen di Roma yang membuktikan bahwa neutron bisa memecah beberapa jenis atom. Hasil yang mengejutkan ketika ia membombardir uranium dengan neutron ia tidak menemukan unsur yang ia harapkan. Unsur yang ditemukan lebih ringan daripada uranium.
Pada tahun 1938 Ilmuan Jerman Otto Hahn dan Fritz Strassman menembakan neutron dari unsur radium dan beryllium pada uranium ia terkejut ketika menemukan unsur yang lebih ringan seperti barium pada bahan yang tersisa.
Sebelum mempublikasikan penemuannya mereka menghubungi Lise Meitner di Copenhagen yang juga bekerja pada Neil Bohr dan Otto R. Frisch. Ketika Meitner melakukan percobaan ia menemukan bahwa hasil dari reaksi tersebut massa dari hasil reaksi tersebut lebih sedikit dari massa uranium yang digunakan. Meitner kemudian menggunakan teori Einstein yang menyebutan massa berubah menjadi energi.
Pada tahun 1939 Bohr berbagi dengan Einstein mengenai penemuan Hahn-Strassman-Metner. Bohr juga bertemu dengan Fermi di konferensi Fisika Teori di Washington, mereka berdiskusi mengenai kemungkinan membuat reaksi berantai yang memecah atom dan menghasilkan energi yang besar.
Para ilmuwan percaya mereka dapat membuat reaksi tersebut asalkan jumlah uranium cukup untuk membuat reaksi berantai atau disebut masa kritis. Kemudian Fermi dan Leo Szilard menyarankan kemungkinan untuk membuat reaktor uranium pada tahun 1941. Rancangan mereka dengan meletakan uranium pada tumpukan grafit untuk membuat frame kotak untuk uranium.
Awal tahun 1942 grup ilmuwan yang dipimpin oleh Fermi bertemu di Chicago untuk mengembangkan teori mereka. Kemudian pada November 1942 kontruksi mereka sudah siap untuk memulai reaktor nuklir pertama di dunia yang kemudian diberi nama Chicago Pile-1. Pada reaktor mereka menggunakan Cadmium untuk mengontrol reaksi berantai. Cadmium adalah logam yang bersifat menyerap neutron. Batang cadmium digunakan untuk mempercepat reaksi nuklir atau melambatkan reaksi nuklir.
Kemudian pada 2 Desember 1942 mereka memulai demonstrasi dari Chicago Pile-1. Fermi memerintakan untuk mengatur batang cadmium selama beberapa jam hingga tercapa reaksi berantai yang mandiri. Mereka berhasil membuktikan teori mereka menjadi sebuah teknologi nyata yang menandai masuknya jaman nuklir.
Reaktor nuklir pertama hanyalah sebuah permulaan, pada awalnya penelitian difokuskan untuk mengembangkan senjata yang akan digunakan pada perang dunia ke 2. Penelitian itu berada di bawah proyek Manhattan. Proyek tersebut menghasilkan 2 bom yang meledak di Hiroshima dan Nagasaki.
Setelah perang dunia ke 2 pemerintahan Amerika Serikat ingin mengambangkan energi nuklir untuk perdamaian. Pada tahun 1946 dibentuk Atomic Energy Commision (AEC). AEC bertugas untuk mengawasi eksperimen Breeder Reactor 1 di Idaho. Kemudian pada 20 Desember 1951 reaktor tersebut menghasilkan energi listrik pertama yang dihasilkan oleh reaktor nuklir.
Pertengahan 1950an tujuan utama penelitian nuklir menunjukan bahwa energi nuklir dapat digunakan untuk memproduksi energi listrik untuk kebutuhan komersial. Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) pertama untuk kebutuhan komersial terletak di Shippingport, Pennsylvania pada tahun 1957.
Industri PLTN berkembang pesat pada 1960an. Banyak perusahaan melihat PLTN sebagai sumber energi yang murah, bersih dan aman. Namun pada 1970an dan 1980an mengalami penurunan karena isu mengenai keamanan reaktor, limbah nuklir dan masalah lingkungan lainnya.
Pada akhir tahun 1991, sudah ada 31 negara yang menggunakan energi nuklir untuk kebutuhan komersial.
Pada 1990an mendapati isu dalam pengembangan energi nuklir antara lain: meningkatkan keamanan dan standarnya, mengurangi resik ekonomi, mengurangi resik regulasi dan menetapkan program pembuangan limbah nuklir yang aman.
Untuk memenuhi tuntutan isu tersebut Departemen energi Amerika Serikat menandatangani kesepakatan untuk mengembangankan generasi baru PLTN. PLTN ini didesain untuk lebih aman dan efisien. Selain itu juga untuk mempermudah pembuatan PLTN berdasarkan standar desain dan kemudahan untuk memperoleh lisensi yang dibutuhkan tanpa mengurangi standar keamanannya.
Dalam manajemen limbah, engineer mengembangkan metode baru untuk menyimpan limbah radioaktif yang diproduksi oleh PLTN. Tujuannya adalah menjauhkan limbah dari lingkungan dan manusia untuk periode yang sangat lama.
Ilmuwan juga mengembangkan reaktor nuklir fusi. Reaksi fusi adalah reaksi untuk menggabungkan atom. Reaksi fusi contohnya adalah energi dari bintang dan matahari. Di bumi bahan bakar reaksi fusi yang paling menjanjikan adalah deuterium yang merupakan salah satu isotop hidrogen. Deuterium terdapat pada air dalam jumlah yang sangat banyak.
Reaksi fusi menghasilkan radioaktif yang jauh lebih sedikit, sayangnya ilmuwan belum menemukan cara untuk memproduksi tenaga dari reaksi fusi.
Penelitian mengenai nuklir juga dikembangkan untuk keperluan medis, industri, ilmu pengetahuan, makanan dan pertanian. Sebagai contoh radioisotop digunakan untuk mendeteksi penyakit. Dalam bidang industri nuklir digunakan untuk mendeteksi cacat pada konstruksi. Dalam arkeologi digunakan untuk menghitung umur satu situs bersejarah. Selain itu juga digunakan untuk sterilisasi pengepakan makanan.
sumber: http://cahlolok.blogspot.com
sumber: http://cahlolok.blogspot.com
Subscribe to:
Comments (Atom)
iklan
loading...